CLUSTERING SKCK PADA DIVISI INTELKAM POLRES PRINGSEWU BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEDOIDS

Pamungkas, Faisal and Triloka, Joko (2022) CLUSTERING SKCK PADA DIVISI INTELKAM POLRES PRINGSEWU BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEDOIDS. Skripsi thesis, Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya.

[img] Text
halaman pernyataan.pdf

Download (52kB)
[img] Text
halaman persetujuan.pdf

Download (91kB)
[img] Text
halaman pengesahan.pdf

Download (112kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (63kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (20kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (203kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (186kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (613kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (10kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (67kB)
[img] Text
lampiran-lampiiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Beberapa pekerjan yang membutuhkan surat keterangan SKCK yaitu pegawai pemerintahan, TNI/POLRI, anggota dewan, serta beberapa pekerjaan instansi dan perusahaan, Peran melampirkan SKCK pada lamaran menjadi tolak ukur seorang HRD atau instansi untuk menerima pelamar kerja yang di gunakan sebagai bahan pertimbangan perlakuan yang dapat di antisipasi lebih dahulu sebelum menerima seseorang untuk bekerja agar tidak menjadi kerugian pada beberapa pihak di masa yang akan datang. Divisi intelkam polres pringsewu adalah salah satu divisi yang melayani pembuatan SKCK yang berada di wilayah hukum polres pringsewu pada setiap bulan ada lebih dari 500 pemohon untuk membuat SKCK dengan berbagai keperluan seperti melamar pekerjaan, keluar negri, dan lain nya, system sorting data yang mereka gunakan adalah sorting manual memisahkan lembar per lembar dengan ke inginan atasan yang ingin mengetahui nya, sorting manual ini menjadi penghambat pekerjaan apabila atasan memiliki ke ingnan lain maka anggota harus sorting manual kembali. Algoritma k-medoids dikembangkan oleh Leonard Kaufman dan Peter J. Rousseeuw pada tahun 1987. Algoritma k-medoids sering disebut juga algoritma Partitoning Around Medoids (PAM)[6]. Algoritma k-medoids memiliki kesamaan dengan algoritma k-medoids yaitu sama-sama termasuk algoritma partitioning. Algoritma partitioning merupakan algoritma pengelompokan data ke dalam sejumlah cluster tanpa adanya struktur hirarki antara satu dengan yang lainnya. Dengan Kluster 1 Centroid 1 pada gambar 4.15 adalah pengelompokan berdasarkan kecamatan gadingrejo yang berjumlah 8 dan pada gambar 4.16 adalah kluster 2 centroid 1 yang berjumlah 9 di dengan jumlah selisih 1 sehingga pengelompokan ini mengetahui jumlah yang mendaftar TNI/POLRI yang berada di kecamatan gadingrejo berjumlah 8 orang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Ilmu Komputer
eSkripsi
Divisions: Skripsi/TA & PKPM/KP - Fakultas Ilmu Komputer > Teknik Informatika
Depositing User: Faisal Pamungkas
Date Deposited: 25 Oct 2022 00:27
Last Modified: 25 Oct 2022 00:27
URI: http://repo.darmajaya.ac.id/id/eprint/9824

Actions (login required)

View Item View Item